Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin Selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga hari kemenangan ini membawa kehangatan dan kedamaian bagi seluruh insan di dunia. Selamat Hari Raya. Semoga Idul Fitri kita mendapat limpahan berkah oleh Allah. Mari kita rayakan dengan menebar cinta dan kebahagiaan kepada sesama. Eid Mubarak 2024! May this Eid be the best one yet for all of us. Selamat Hari Raya Idul Fitri. Semoga Idul Fitri tahun ini menjadi yang terbaik bagi kita semua.

Artikel/Berita

Budaya

Mengenal Baju Adat Dayak King Baba yang Dipakai Menkominfo di Upacara HUT ke-78 RI

Admin TB

18 Agustus 2023 13:39:41

446 Kali Dibaca

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi), terlihat mengenakan baju adat Suku Dayak Provinsi Kalimantan Barat yang Bernama King Baba saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di halaman Kantor Kementerian Kominfo pada Kamis (17/8/2023).

Sedangkan Istri Menkominfo, Zara Murzandina, terlihat mengenakan baju adat King Bibinge yang merupakan baju adat perempuan khas suku Dayak, yang juga pasangan King Baba.

Mengenal Baju Adat Dayak King Baba yang Dipakai Menkominfo di Upacara HUT ke-78 RI

 

Seperti dikutip dari berbagai sumber, King Baba adalah pakaian adat khas suku Dayak yang digunakan oleh laki laki yang berasal dari kata King artinya baju dan Baba artinya laki-laki.

Bentuk pakaian itu serupa dengan pakaian milik perempuan, hanya saja lebih sederhana dengan lukisan corak etnik dan manik-manik tanpa lengan yang mudah dikenali.

Bahan yang dipakai untuk membbuat King Baba ini berasal dari kulit kayu jenis tanaman ampuro atau kayu kapuo yang sudah dipipihkan dengan menggunakan palu di dalam air, sehingga hanya tersisa seratnya saja dan diberi pewarna alami dari alam.

Tanaman itu adalah tumbuhan endemik khas dari Kalimantan yang mempunyai kandungan serat tinggi, sehingga bisa dipergunakan sebagai pengganti benang dan bahan membuat pakaian.

Selain digunakan pada pakaian, bahan kulit kayu itu juga digunakan sebagai bahan aksesoris seperti ikat kepala, namun ditambahkan hiasan bulu burung Enggang Gading untuk memberi kesan gagah pada penggunanya.

Baca Juga: Seni adalah: Pengertian dan Fungsi Beserta Jenis Seni

 

Baju adat itu, menggunakan aksesoris tambahan, yakni mandau sebagai senjata tradisional khas Dayak.

Seperti King Baba, baju adat khas Dayak King Bibinge juga memiliki cara pembuatan serta bahan yang sama.

Bedanya, King Bibinge dibuat lebih tertutup dan sopan serta menggunakan perlengkapan yang dipakai untuk menutup bagian dada berupa kain bawahan serta stagen.

King Bibinge juga memakai manik-manik yang terbuat dari kayu dan bikian kering dan juga bulu burung Enggang sebagai hiasan dengan lukisan corak khas Dayak.

Pakaian adat perempuan Dayak itu juga menggunakan bahan pewarna alami aksesoris berupa gelang yang terbuat dari akar pohon yang dipintal dan kalung yang berfungsi sebagai hiasan serua sebagai jimat dan tolak bala.

Dengan hiasan ikat kepala khas suku Dayak beraneka warna dan bahan alami, King Bibinge mampu membuat penggunanya tetap tampak cantik dan estetik.

Baca Juga: Jumlah Provinsi di Indonesia ada 38, Berikut ini Nama Lengkap Ibu Kotanya

Foto: AmiriYandi/InfoPublik
Foto: AmiriYandi/InfoPublik

Sementara itu Wamenkominfo Nezar Patria dan istri mengenakan pakaian adat dari Meukeusah dari Kabupaten Aceh Besar.

Berbeda dengan King Baba, Meukeusah adalah baju yang terbuat dari hasil tenunan yang halus nan mahal.

Baju berbentuk seperti beskap atau blazer ini digunakan sebagai atasan laki-laki Aceh sejak jaman kerajaan Samudra Pasai dan Perlak dengan warna dasar hitam yang nyimbolkan kebesaran penggunanya.

Aura kemewahan Meukesah bisa dilihat dari sulaman benang emas dari leher sampai dada dan ujung lengan bermotif bunga-bungaan dan sulur daun seperti seumanga (kenanga), bungong glima (delima), seulupok (temtai), keupula (kembang tanjung), kundo, pucok reubong (tumpal), dan lain-lain.

Sementara itu kerah yang terdapat pada baju Meukeusah menyerupai kerah Cheongsam, baju khas Tiongkok.

Kerah tersebut dimasukkan oleh para perancang baju adat ini karena terinspirasi oleh baju pelaut dan juga pedagang Tiongkok yang banyak melewati Aceh di masa lalu.

 

Source: 

Kirim Komentar

Komentar Facebook

Hosting Murah se Indonesia

Statistik

Media Sosial

Facebook Twitter YouTube Instagram WhatsApp

Hosting Gratis

MHosting Gratis Rp.0

Komentar

Topani Sahara
03 April 2024 04:28:46
Semoga artikel ini bermanfaat, ... selengkapnya
Topani
28 Maret 2024 01:33:27
Semoga bermanfaat... selengkapnya
Naning
21 Maret 2024 09:55:45
Kenapa kok dana pip yg lain keluar ini punya anak saya... selengkapnya
Topani
08 Maret 2024 23:10:05
Makasih pak Dafris... selengkapnya
Dafris
08 Maret 2024 22:16:52
Sukses ya...... selengkapnya
Sokewih
08 Maret 2024 17:46:14
Kenapa bpnt saya tidak cair?... selengkapnya
Satria setiawan wijaya
06 Maret 2024 23:47:49
Bagaimana cara mndaftarkan ank saya dpet pip... selengkapnya
Risdiyana
02 Maret 2024 22:48:40
Mohon bantuannya ..utk bisa mendapatkan PIP..Anak saya... selengkapnya
Risdiyana
02 Maret 2024 22:47:46
Mohon bantuannya ..utk bisa mendapatkan PIP..Anak saya... selengkapnya
Risdiyana
02 Maret 2024 22:44:08
Bagaimana cara mendapatkan PIP..suami terkena PHK..... selengkapnya

Sinergi Program

Lapak Tenggulang Baru
OpenDesa
PCNU Musi Banyuasin
The Express
SMP Hidayatut Thullab

Statistik Pengunjung

Hari ini:4.138
Kemarin:7.129
Total Pengunjung:288.591.400
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:172.70.35.68
Browser:Tidak ditemukan