Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Optimisme IKN dengan Memacu Pembangunan Infrastruktur Penting

By 2 tahun lalu 4 menit membaca

Di awal bulan November 2023, Presiden Joko Widodo melakukan serangkaian peresmian pembangunan infrastruktur baru di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembangunan fasilitas baru tersebut meliputi jalan tol, bandara, sekolah, hingga rumah sakit di wilayah IKN.

Rangkaian kegiatan ini menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan IKN yang transparan, akuntabel, tepat waktu, dan tepat sasaran, guna meningkatkan kepercayaan publik.

Selain itu, dengan hadirnya fasilitas baru yang terbangun di IKN, Presiden Joko Widodo berharap dapat meningkatkan minat investor, baik domestik maupun internasional, sehingga IKN dapat segera terlaksana.

Presiden Joko Widodo mengawali perjalanannya dengan meninjau pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jalan tol yang pengerjaannya telah mencapai 55 persen tersebut akan memangkas waktu tempuh dari Balikpapan menuju IKN, yang semula 2 jam 15 menit menjadi 50 menit. Pemerintah berharap masyarakat dapat menggunakan jalan tol ini pada 2024 mendatang.

Baca Juga: Asal Usul Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN)

Kehadiran bandara memegang peranan sangat vital untuk mendukung pengembangan kawasan IKN agar semakin terbuka, terkoneksi, dan mudah dijangkau, serta meningkatkan daya saing kawasan.

Itulah yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo ketika melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN).

Lebih lanjut, Presiden meyakini kehadiran Bandara yang memiliki luas 347 hektare dengan landas pacu (runway) 3000 x 45 meter ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mengakselerasi pembangunan IKN, dan menumbuhkan potensi di daerah.

Bandara ini ditargetkan dapat digunakan pada pertengahan tahun 2024 dan dapat beroperasi penuh pada akhir tahun 2024.

Baca Juga: Daya Anagata Nusantara (Danantara) Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo

Pembangunan sektor kesehatan yang prima di IKN turut menjadi perhatian pemerintah. Langkah ini didukung dengan hadirnya dua rumah sakit di IKN, yaitu Rumah Sakit Mayapada Hospital Nusantara dan Rumah Sakit Hermina yang peletakkan (groundbreaking) batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 November 2023.

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan pentingnya pembangunan rumah sakit yang bertaraf internasional yang ramah lingkungan, berteknologi tinggi, efisien terhadap pemanfaatan energi dan air, serta mengaplikasikan konsep smart hospital.

Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima bagi setiap warga di IKN. Kehadiran rumah sakit juga diharapkan dapat mendorong investasi di IKN.

Baca Juga: Manfaat Danantara bagi Negara dan Masyarakat

Agenda lain Presiden Joko Widodo dalam lawatannya ke kawasan IKN adalah groundbreaking Nusantara Intercultural School (NIS) dan revitalisasi Sekolah Dasar Negeri 020 Sepaku.

Kepala Negara menyebutkan bahwa akses pendidikan di IKN merupakan salah satu hal penting yang disampaikan oleh orang tua. Akses tersebut kemudian hadir dalam wujud pembangunan NIS dan revitalisasi sekolah SDN 020 Sepaku.

Rencananya, revitalisasi ini tidak hanya akan berhenti di SDN 020 Sepaku, namun juga akan dilakukan pada lima sekolah dasar lainnya.

Baca Juga: Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI)

Perkembangan IKN juga perlu ditunjang dari sektor pemerintahan yang berkantor di IKN. Untuk itu, Presiden Joko Widodo turut melakukan serangkaian peletakan batu pertama (groundbreaking) gedung instansi pemerintahan yang akan berkantor di Ibu Kota Nusantara, diantaranya Bank Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan.

Pembangunan kantor dua instansi tersebut disebut Presiden Joko Widodo dapat menarik minat investor dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dengan adanya otoritas moneter dan jaminan sosial yang siap mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di IKN.

Desain kelistrikan dan energi juga menjadi perhatian pemerintah dalam mendukung kemajuan IKN sebagai sebuah green city dan green environment.

Hal ini terlihat dari dimulainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 Megawatt. Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa sistem kelistrikan di IKN Nusantara akan didasarkan pada energi terbarukan yang andal dan tidak mencemari lingkungan.

Presiden juga menyorori desain pembangunan sistem kelistrikan yang diharapkan akan fokus pada ground cable di bawah tanah.

Baca Juga: Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Wajib Dikunjungi Sekali dalam Seumur Hidup

Pembangunan green city juga tidak lepas dari upaya-upaya untuk melestarikan alam. Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengajak sejumlah pemimpin perusahaan untuk meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Presiden menyebutkan bahwa usaha ini merupakan usaha untuk memulai pembangunan Kalimantan hijau dan Nusantara forest city.

Baca Juga: Rekor Suhu Panas di Seluruh Asia Tenggara atau ASEAN selama akhir Pekan

Ibu Kota Nusantara merupakan investasi jangka panjang Bangsa Indonesia dalam menghadapi kondisi global ke depan. Kesuksesan pembangunan IKN juga akan berdampak pada pemerataan ekonomi Indonesia hingga ke seluruh pelosok negeri.

Kerja sama dan kepercayaan masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung terwujudnya IKN yang diharapkan menjadi kota yang menjadi pusat peradaban dunia.

BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Recent Posts

x
x
Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Optimisme IKN
Menu
Cari
Bagikan
Lainnya
0%