Pencairan bantuan PIP mulai bergerak lagi dan sudah tersalurkan atau cair untuk 11,9 juta siswa peserta didik.
Menurut data dari laman resmi Program Indonesia Pintar (PIP), total alokasi PIP ialah sebanyak 17.927.308 untuk siswa jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK dan hingga Oktober, PIP sudah dicairkan sebanyak 11,9 juta siswa SD hingga SMK.
Artinya, masih terdapat 5.985.379 untuk siswa jenjang SD hingga SMK yang menjadi penerima PIP dan belum mendapatkan dana.
Dana PIP merupakan sebuah program pemerintah berupa bantuan uang tunai yang akan diberikan untuk anak yang berusia 6-21 tahun dengan kriteria miskin atau rentan miskin.
Baca Juga: Cara Daftar DTKS Bansos secara Mandiri, Baik Offline maupun Online
Berikut rincian besaran uang tunai dari dana PIP yang akan diterima untuk peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK:
Nantinya untuk bantuan dana PIP 2022 yang telah diterima dapat dimanfaatkan oleh siswa jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK untuk membeli alat tulis, uang saku, uang transport, biaya uji kompetensi, dan biaya ujian praktek tambahan.
Berikut update kuota penerima dana PIP 2022 hingga jumlah update penyaluran dana PIP 2022 untuk siswa jenjang SD, SMP, SMA dan SMK per Senin, 10 Oktober September 2022:
Dana PIP 2022 yang belum tersalurkan:
SD: 3.548.508 siswa
SMP: 1.091.345 siswa
SMA: 565.588 siswa
SMK: 779.938 siswa
Total: 5.985.379 siswa.
Alokasi dana PIP 2022 untuk siswa SD, SMP, SMA, SMK
Baca Juga: Cara Daftar BLT BBM dan Bansos Lainnya menggunakan Aplikasi Cek Bansos
Adapun kriteria siswa penerima PIP 2022 adalah sebagai berikut:
Baca Juga: Cara Daftar Bansos Mandiri secara Online, Ini Syarat dan Langkah-langkahnya
Merupakan bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP)
Program Indonesia Pintar atau disingkat PIP adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.
Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan menengah disingkat PIP Dikdasmen adalah Program Indonesia Pintar yang diperuntukkan bagi anak berusia 6 (enam) tahun sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai dengan tamat satuan pendidikan dasar dan menengah.
Kartu Indonesia Pintar atau disingkat KIP adalah kartu yang diberikan kepada Peserta Didik pada satuan pendidikan formal atau nonformal sebagai penanda atau identitas untuk mendapatkan PIP.
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau disingkat DTKS untuk Program Perlindungan Sosial adalah sistem data elektronik yang memuat informasi sosial, ekonomi, demografi dan status kesejahteraan terendah di Indonesia.
Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation atau disingkat SIKS-NG adalah suatau sistem informasi yang terdiri dari beberapa komponen berupa pengumpulan dan pengolahan data kesejahteraan sosial dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan.
Jika merasa layak menerima PIP 2022, Anda bisa mengecek daftar penerima di laman resminya atau pip.kemdikbud.go.id. Caranya,
Pertama tentuk akses pip.kemdikbud.go.id
Masukkan NISN, tanggal lahir, serta nama ibu kandung.
Klik tombol “Cari”.
Usai hasil pencarian ditampilkan oleh sistem pip.kemdikbud.go.id, cek pada tahun yang tertera di layar.
Jika mendapat pesan singkat dari Kemdikbud yang masuk ke nomor HP peserta didik, pastikan nama yang tercantum, NISN, dan data lainnya sudah benar.
Konfirmasi ke pihak sekolah apabila nama peserta didik dinyatakan mendapat bantuan dana PIP 2022.
Setelah tahapan di atas selesai, pihak sekolah akan melakukan pengecekan dengan cara login ke situs PIP.
Hal ini dilakukan untuk melihat data peserta didik yang masuk ke dalam nominasi penerima PIP 2022.
Berikut ini pertanyaan yang sering diajukan seputar PIP:
1 | Apakah Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen itu? |
bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang diberikan kepada peserta didik usia 6 (enam) tahun sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membantu biaya personal pendidikan. | |
2 | Apa Tujuan PIP Dikdasmen? |
PIP Dikdasmen bertujuan untuk membantu biaya personal pendidikan peserta didik dalam rangka:meningkatkan akses bagi anak usia 6 (enam) tahun sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat satuan pendidikan menengah untuk mendukung pelaksanaan pendidikan menengah universal/rintisan wajib belajar 12 (dua belas) tahun;mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan pendidikan akibat kesulitan ekonomi; dan/ataumenarik siswa putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan agar kembali mendapatkan layanan pendidikan di sekolah dan satuan pendidikan nonformal. | |
3 | Berapa besaran bantuan penerima PIP Dikdasmen? |
Peserta didik SD/SDLB/Paket A mendapatkan Rp. 450.000,-/tahun; khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp. 225.000,-Peserta didik SMP/SMPLB/Paket B mendapatkan Rp750.000,-/tahun; khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp. 375.000,-Peserta didik SMA/SMK/SMALB/Paket C mendapatkan Rp1.000.000,/tahun; khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp. 500.000,- | |
4 | Mengapa nominal bantuan yang didapat berbeda ketika kelas awal (1/7/10), kelas akhir (6/9/12/13) berbeda dengan ketika di kelas 2-5/8/11? |
Karena siswa baru dan siswa kelas akhir hanya menjalani satu semester dalam satu tahun anggaran. Tahun ajaran dimulai pada bulan Juli – Juni tahun berikutnya, sedangkan tahun anggaran dimulai pada bulan Januari – Desember. | |
5 | Bagaimana menjadi penerima bantuan PIP Dikdasmen? |
Terdapat dua kategori untuk mendapatkan bantuan PIP:Terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial dan ditandai Layak PIP dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Sekolah.Sekolah menandai status Layak PIP di Dapodik, kemudian Dinas pendidikan dan Pemangku kepentingan mengusulkan kepada Puslapdik berdasarkan data Layak PIP tersebut. | |
6 | Bagaimana cara agar terdaftar pada DTKS Kemensos? |
Dapat melalui Musyawarah Desa/Kelurahan atau berkoordinasi dengan dinas sosial setempat.Untuk mendapatkan informasi DTKS dapat mengunjungi laman dtks.kemensos.go.id | |
7 | Apa saja yang akan didapat sebagai Penerima PIP? |
Penerima PIP akan mendapat:Buku tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)Kartu Debit ATM | |
8 | Mengapa hanya mendapat dana PIP saja, tetapi tidak mendapat KIP? |
KIP diberikan kepada peserta didik penerima PIP yang berasal dari hasil pemadanan dapodik dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos. Sedangkan, dana PIP diberikan kepada seluruh penerima PIP yang ditetapkan. | |
9 | Apakah Kartu Indonesia Pintar (KIP) itu? |
Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah penanda atau identitas untuk mendapatkan Program Indonesia Pintar yang diberikan kepada Peserta Didik hasil pemadanan Dapodik dengan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos. Saat ini, KIP sudah berbentuk digital dan dapat diperoleh melalui sekolah dengan mengakses aplikasi SIPINTAR. | |
10 | Bagaimana persyaratan aktivasi rekening/Buku Tabungan? |
Perorangan/Secara LangsungSurat keterangan aktivasi rekening yang dikeluarkan oleh kepala sekolah.Fotokopi identitas pengenal penerima PIPFormulir pembukaan/aktivasi rekening SimPel yang disediakan oleh bank penyalur | |
11 | Apabila sudah pernah aktivasi rekening, apakah perlu aktivasi lagi? |
Jika nomor rekening pada penetapan Surat Keputusan (SK) Pemberian PIP sama, maka tidak perlu aktivasi lagi. Aktivasi Rekening hanya ditujukan kepada siswa yang masuk ke dalam SK Nominasi PIP. | |
12 | Mengapa terdapat penerima PIP yang mendapat nomor rekening lagi, padahal sudah punya nomor rekening? |
Hal-hal yang dapat terjadi adalahAdanya perubahan identitas di Dapodik atau DTKSRekening sudah tidak aktif (melewati batas waktu/dormant)Adanya kenaikan jenjang dari SMP/SMPLB/Paket B ke SMA/SMK/SMALB/Paket C | |
13 | Mengapa saya hanya mendapat Buku Tabungan saja? |
Kartu Debit diberikan bersamaan dengan Buku Tabungan. Namun, apabila Kartu Debit belum tersedia di Unit Kerja Bank, maka dapat meminta kepastian waktu penyerahan kartu debit oleh Unit Kerja Bank. | |
15 | Apakah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) akan otomatis mendapat bantuan PIP? |
Jika masih terdaftar pada DTKS dan ditandai layak PIP pada dapodik, maka penerima KIP akan diprioritaskan mendapatkan bantuan PIP. | |
16 | Untuk apa saja penggunaan dana PIP? |
membeli buku dan alat tulis;membeli pakaian seragam sekolah/praktik dan perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya);membiayai transportasi Peserta Didik ke sekolah;uang saku Peserta Didik;biaya kursus/les tambahan bagi Peserta Didik pendidikan formal;biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja. | |
17 | Mengapa tahun ini tidak dapat bantuan PIP, padahal tahun sebelumnya mendapatkan bantuan PIP?Mengapa pada saat di jenjang sebelumnya (SD/SMP) selalu mendapatkan bantuan PIP, namun sekarang setelah di jenjang selanjutnya (SMP/SMA/SMK) tidak mendapatkan lagi?Mengapa pada saat bersekolah di Madrasah (MI/MTS/MA/MAK) mendapatkan bantuan PIP, namun setelah bersekolah di Dikdasmen (SD/SMP/SMA/SMK) tidak mendapatkan lagi? Atau sebaliknya |
Hal-hal yang mungkin terjadi adalahtidak terdaftar pada DTKS Kemensostidak padan pada saat pemadanan DTKS dengan Dapodikdata peserta didik pada Dapodik tidak lengkap/tidak validtidak ditandai Layak PIPtidak diusulkan kembali oleh dinas pendidikan atau pemangku kepentinganputus sekolah, meninggal dunia, atau tidak diketahui keberadaannya; ataudilaporkan sebagai peserta didik dari keluarga mampu | |
18 | Mengapa dana bantuan PIP belum cair? |
Hal-hal yang mungkin terjadi adalahBukan sebagai penerima PIP pada tahun tersebut (pastikan ke sekolah apakah menjadi penerima PIP atau tidak)Rekening berbeda (pastikan ke sekolah apakah rekeningnya masih sama)Sudah dilakukan penarikan dana sebelumnya (silakan cetak riwayat rekening pada buku tabungan)Masih masuk ke dalam SK Nominasi PIP (penyaluran dilakukan setelah rekening aktif dan masuk ke dalam SK Pemberian PIP)dikembalikan ke kas negara bagi penerima PIP tahun sebelumnya yang tidak melakukan aktivasi rekening | |
19 | Mengapa bank meminta kelengkapan berkas tambahan/tidak sesuai yang berkaitan dengan aktivasi atau penarikan?Bagaimana cara melakukan pengaduan terkait penyelewengan pihak tertentu? |
Silakan koordinasi ke dinas pendidikan setempat dalam melakukan pengaduan atau dapat melalui laman ult.kemdikbud.go.id dan laman lapor.go.id | |
20 | Apakah ada pemotongan dana bantuan PIP yang didapat penerima PIP? |
Tidak ada pemotongan dana bantuan PIP. Penerima PIP memperoleh dana sesuai dengan petunjuk teknis PIP. | |
21 | Bagaimana apabila sudah lulus sekolah, tetapi baru mendapatkan informasi sebagai penerima PIP? |
Silakan berkoordinasi dengan sekolah, apabila siswa masuk dalam SK Nominasi dan belum melewati batas waktu, maka aktivasi rekening SimPel bisa dilakukan. Sementara itu, siswa yang masuk dalam SK Pemberian PIP dapat melakukan penarikan dana melalui buku tabungan SimPel atau Kartu Debit ATM yang diperoleh. | |
22 | Apakah buku tabungan PIP (SimPel) dapat digunakan untuk menabung? |
Buku tabungan PIP (SimPel) mempunyai fungsi yang sama dengan buku tabungan lainnya, sehingga dapat digunakan menarik dana maupun menabung. | |
23 | Bila siswa pindah domisili/sekolah apakah masih tetap mendapatkan bantuan PIP? |
Bantuan PIP tidak dibatasi pada lokasi atau domisili siswa belajar tetapi mengacu pada Dapodik yang padan DTKS atau diusulkan oleh Dinas Pendidikan dan Pemangku Kepentingan berdasarkan Dapodik Sekolah. | |
24 | Bagaimana peserta didik/orangtua dapat melihat sebagai penerima bantuan PIP? |
Dapat mengecek pada laman SIPINTAR atau menanyakan ke pihak sekolah. | |
25 | Mengapa waktu pencairan berbeda padahal satu sekolah? |
Penyaluran dilakukan beberapa tahap sesuai dengan tahap penyaluran dan sumber data pengusulan | |
26 | Apakah dapat mencairkan dana bantuan PIP di bank unit kerja lain/wilayah di luar tempat tinggal penerima PIP? |
Penerima PIP dapat melakukan aktivasi rekening dan pencairan di bank penyalur unit manapun. | |
27 | Sudah terdaftar pada DTKS atau diusulkan Dinas Pendidikan, apakah otomatis mendapatkan bantuan dana PIP? |
Tidak otomatis mendapatkan bantuan PIP, karena setiap program mempunyai syarat dan mekanisme masing-masing yang ditentukan oleh penyelenggara program sesuai dengan variabel yang dibutuhkan dalam bansos PIP dan dibatasi oleh target sasaran yang sudah |
[Admin-TB]
Tinggalkan Balasan