MUBA TANGGAP COVID-19 Hubungi Layanan MUBA TANGGAP COVID-19 112 119 08123000119, 08137356495 -- selengkapnya... Lebih bijak dalam menyikaapi pandemi Corona Virus COVID-19 dengan mengetahui mencari informasi yang benar melalui Media Informasi Resmi Terkini Covid-19 -- selengkapnya... Bersama-sama mari kita putuskan rantai penyebaran COVID-19 dengan melakukan hal-hal berikut : 1. Menjaga kebersihan area rumah dan fasilitas umum seperti Masjid, Musholla, Sekolah dan lain-lain. 2. Menyediakan sarana cuci tangan barupa air mengalir dan sabun atau hand sanitizer di depan rumah. 3. Menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang seperti pengajian, pernikahan, tontonan atau hiburan massa dan hajatan atau kegiatan serupa lainnya. 4. Menunda bepergian keluar desa ataupun perjalanan keluar daerah. 5. Mengurangi kontak langsung seperti berjabat tangan, jika dilakukan biasakan segera mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitizer. 6. Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir /hand sanitizer dilakukan sebelum melakukan aktifitas dan setelah selesai aktifitas. 7. Terapkan etika batuk (tutup hidung dan mulut dengan tisu atau lengan atas bagian dalam). 8. Gunakan masker jika batuk / flu. 9. Melaporkan kepada perangkat desa atau petugas medis desa jika ada anggota keluarga yang baru datang dari luar daerah, terutama terhadap orang yang baru datang dari daerah terjangkit Covid-19, untuk pengecekan oleh petugas medis desa terlebih dahulu.  

Bupati Dodi Reza Alex serukan menjaga Kebersihan Lingkungan dan Waspada Penyakit Saat Musim Hujan

AdminTB 05 Januari 2020 10:35:55 Berita Desa

Bupati Dodi Reza Alex serukan menjaga Kebersihan Lingkungan dan Waspada Penyakit Saat Musim Hujan

SEKAYU, - Sehubungan kondisi cuaca saat ini perubahan iklim dari kemarau ke musim hujan, tentunya dilingkungan masyarakat terutama ditempat tempat genangan air banyak jentik-jentik nyamuk yang berakibat menimbulkan penyakit atas gigitan nyamuk.

Untuk menghindari dan meminimalisir perkembangan dan penyebaran penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menghimbau warganya agar mewaspadai penyebaran penyakit tersebut saat musim hujan tiba. Sebab, daerah Muba sebagai daerah endemik penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.

"Untuk itu kita minta jajaran dinas kesehatan bersama jajaran layanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di seluruh wilayah Muba untuk dapat menjalankan standart operasional prosedure guna mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti saat musim hujan termasuk melakukan sosialisasi pencegahan bersama- sama stake holder terkait seperti wadah-wadah yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk tidak dibuang sembarangan," ujar Bupati Musi Banyuasin H Dodi Reza Alex Noerdin.

Dodi Reza juga menginstruksikan camat, kepala desa/kelurahan bersama pimpinan puskesmas di seluruh kecamatan bersama jajaran untuk melakukan gotong royong bersama masyarakat membersihkan lingkungan diwilayah masing-masing, untuk menjaga kesehatan disaat musim hujan, masyarakat harus meningkatkan kehati-hatian terhadap beberapa penyakit pada musim hujan yang jumlah kasusnya meningkat dengan drastis.

"Upaya meningkatkan kehati-hatian adalah dengan cara meningkatkan pengetahuan tentang penyakit-penyakit yang sering banyak terjadi saat musim hujan dan banjir datang, serta prilaku pengobatan dan pencegahan yang tepat dan benar. Sehingga dapat bertindak secara tepat dan mencegah terjadinya endemik penyakit di wilayahnya dan meminimalkan angka kematian karena penyakit tersebut," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah menjelaskan bahwa, gejala yang harus diketahui pada pasien yang dicurigai menderita DBD adalah deman tinggi tiba-tiba selama 2-7 hari (tetap tinggi walaupun sudah diberi obat penurunan panas), biasanya disertai rasa mual, muntah, sakit kepala dan persendian, serta sangat perlu diketahui bahwa gejala adanya bintik-bintik merah pada tubuh tidak sering muncul di awal-awal penyakit.

"Sebaiknya ketika ada seseorang dengan gejala-gejala DBD tersebut, harus segera dilakukan pemeriksaan darah lengkap di puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk memastikannya dan dapat segera diobati dengan tepat serta menghindari kematian. Pada masyarakat seharusnya dilakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (Aedes aegypti) secara aktif berupa menguras bak mandi secara rutin, mengubur kaleng dan ban-ban bekas supaya tidak menjadi tempat genangan air pasca hujan dan banjir serta membersihkan lingkungan sekitar secara rutin," tutur dr Azmi.

Lanjutnya setiap individu harus berupaya untuk menjaga daya tahan tubuhnya dengan cara makan minum yang sehat dan istirahat, serta melakukan prilaku hidup bersih dengan baik, seperti kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air bersih yang mengalir juga memperhatikan kebersihan tempat tinggal dari sarang nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.


Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

MUBA TANGGAP COVID-19

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Info Media Sosial

Aparatur Desa

Wilayah Desa

Peta Desa

Sinergi Program

OpenDesa

Komentar Terkini

Lokasi Kantor Desa

Alamat SP 5, Tenggulang Baru Kec. Babat Supat Kab. Musi Banyuasin Prov. Sumatera Selatan
Desa Tenggulang Baru
Kecamatan Babat Supat
Kabupaten Musi Banyuasin
Kodepos 30755
Telepon 082372672003
Email [email protected]

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Tenggulang Baru di Youtube