Artikel/Berita

FIFA

Penyebab dan Kronologi FIFA Coret Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Admin TB

30 Maret 2023 01:05:35

2.055 Kali Dibaca

Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal ini diumumkan secara resmi oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Rabu (29/3/2023). Padahal ajang tersebut seharusnya digelar 20 Mei dan 11 Juni. Enam kota juga telah bersiap sebagai tuan rumah.

Lalu apa penyebabnya sebenarnya?

FIFA tak mengungkap alasan secara pasti pembatalan Indonesia menjadi host. Federasi hanya menyebut RI gagal karena "situasi yang terjadi saat ini".

"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, FIFA memutuskan, karena kondisi terkini, untuk mengeluarkan Indonesia dari tuan rumah Piala Dunia 2023 FIFA U-20. Tuan rumah baru akan segera diumumkan secepatnya, dengan tanggal pertandingan yang tetap tak berubah," kata FIFA dimuat di situs resminya, Kamis (30/3/2023).

Tapi memang sebelum keputusan diambil, kegaduhan terjadi di RI. Ini terkait penolakan terhadap Timnas Israel.

Beberapa sosok juga menyuarakannya, mulai dari Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Israel disebut tak punya hubungan diplomatik dengan RI dan melakukan penjajahan di Palestina.

Entah terkait atau tidak, FIFA kemudian membatalkan drawing yang seharusnya dijadwalkan di Bali. FIFA mewajibkan Indonesia bisa memberi jaminan keamanan kepada 24 negara peserta tak terkecuali Israel.

Meski demikian, clue penyebab lain juga disebut FIFA. Ini terkait peristiwa Kanjuruhan.

"FIFA menggarisbawahi tetap akan berkomitmen aktif membantu PSSI dan bekerja sama erat dengan pemerintahan Presiden Jokowi dalam proses transformasi persepakbolaan Indonesia, khususnya pasca tragedi pada Oktober 2022," kata federasi.

Sementara itu, pembatalan akan berujung sanksi ke RI. Indonesia juga rugi besar karena sebelumnya sudah menggelontorkan banyak dana.

Pada Juni 2022, saat Zainudin Amali menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, kementerian meminta tambahan dana Rp 3 triliun dari pemerintah untuk pengembangan olah raga. Sebesar Rp500 miliar untuk persiapan Piala Dunia U-20.

Selain itu Kementerian PUPR turut menyuntik dana sebesar Rp314 miliar untuk renovasi stadion ditambah Rp 175 miliar pada bulan lalu. Jika suntikan dana tersebut direalisasikan untuk belanja modal penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023, maka kerugian modal mencapai Rp1,4 triliun.

 

Kronologi FIFA Coret Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

FIFA telah memutuskan mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pada Rabu (29/3/2023) malam WIB. Jika dirunut, situasi ini menjadi riuh mulai 14 Maret 2023 lewat surat dari I Wayan Koster.

Piala Dunia U-20 harusnya digelar pada 2021 lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, salah satu agenda utama FIFA ini diundur. Piala Dunia U-20 baru akan digelar pada 20 Mei hingga 11 Juni nanti, akan tetapi Indonesia bukan sebagai tuan rumah. Seperti apa kronologi dicoretnya Indonesia dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

 

Israel Lolos Piala Dunia U-20 pada Juni 2022


Israel Lolos Piala Dunia U-20 pada Juni 2022 (c) Bolasport.com

Belakangan, keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 2023 menjadi isu yang banyak dibahas. Padahal, Israel memastikan satu tempat di Piala Dunia U-20 sejak Juni 2022 lalu.

Israel mampu lolos ke semifinal Euro U-19 untuk menjadi satu dari lima wakil Eropa di Piala Dunia U-20. Bahkan, Israel mampu lolos ke final, sebelum akhirnya kalah dari Inggris dengan skor 3-1.

Ketika itu, tak banyak isu berkembang yang berkembang di Indonesia. Persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 berjalan seperti biasa. FIFA kemudian memastikan Indonesia tetap menjadi tuan rumah, walau ada Tragedi Kanjuruhan.

 

Penolakan dari Gubernur Bali


Gubernur Bali, I Wayan Koster, menolak Israel bermain di Bali (c) Detikcom

Pada 11 Maret 2023, empat negara wakil Asia dipastikan lolos ke Piala Dunia U-20 2023. Wakil Asia adalah Irak, Jepang, Uzbekistan, dan Korea Selatan. Mereka melengkapi daftar 24 negara yang lolos ke Piala Dunia U-20 2023.

Tiga hari kemudian, atau pada 14 Maret 2023, muncul kabar yang cukup mengejutkan. Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengirim surat kepada Menpora soal penolakan Israel bermain di Bali. Dari situ, situasi soal Piala Dunia U-20 2023 makin panas.

Gelombang penolakan terjadi di beberapa tempat. Bahkan, sempat ada aksi turun ke jalan terkait isu Israel.

 

Gubernur Jawa Tengah Juga Tolak Israel


Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Tolak Timnas Israel Main di Piala Dunia U-20 Indonesia . (c) Liputan6.com

Setelah Wayan Koster, giliran Ganjar Pranowo yang membuat pernyataan penolakan kehadiran Israel di Piala Dunia U-20 2023. Gubernur Jawa Tengah itu membuat pernyataan pada Kamis, 23 Maret 2023.

"Dalam konteks (Piala Dunia) U-20 kami mendorong upaya-upaya yang mesti dilakukan oleh pemerintah. Dalam hal ini menerobos agar U-20 tetap sukses tapi tidak menghadirkan Israel," tegas Ganjar dalam keterangan tertulis, dikutip dari Detik.

 

Drawing Fase Grup Piala Dunia U-20 Batal

Situasi makin sulit ditebak setelah itu. Pada 26 Maret 2023, PSSI memastikan bahwa drawing fase Piala Dunia U-20 dibatalkan. Rencananya, drawing akan digelar pada 31 Maret 2023 di Bali.

Ketika itu, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut surat dari Wayan Koster sebagai salah alasan pembatalan drawing Piala Dunia U-20. PSSI mencoba melakukan upaya diplomasi dengan beberapa pihak untuk mengendalikan situasi.

 

18 Perwakilan FIFA ke Indonesia

Meskipun drawing resmi dibatalkan, FIFA tetap melanjutkan agenda lain mereka di Indonesia. Sejak 20 Maret 2023, ada 18 perwakilan FIFA yang berada di Indonesia untuk melakukan inspeksi terhadap venue pertandingan.

Tim dari FIFA mengecek persiapan Indonesia dan mengunjungi enam venue utama Piala Dunia U-20 2023. Proses ini terjadi pada 22 hingga 27 Maret 2023. Bukan hanya stadion sebagai venue pertandingan, tim dari FIFA juga mengunjungi fasilitas penunjang seperti lapangan latihan.

 

27 Maret, Situasi Makin Genting

Setelah pembatalan agenda drawing Piala Dunia U-20, situasi makin tak menentu. Muncul berbagai spekulasi soal status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Apalagi, FIFA mencabut beberapa pemberitaan soal Piala Dunia U-20 di situs resmi.

Mantan pengurus PSSI, Yesayas Oktavianus, bahkan menyebut FIFA sudah mengirim surat pembatalan Piala Dunia U-20 pada pemerintah Indonesia. "Mungkin pemerintah sedang melakukan lobi-lobi tingkat tinggi di balik ini semua," katanya.

"Sehingga mereka butuh sedikit waktu lagi untuk sampai kepada kesimpulan akhir," tambah Yesayas.

 

Presiden Joko Widodo Bersuara

Pada 28 Oktober 2022, Presiden Joko Widodo memberikan keterangan resmi soal situasi seputar Piala Dunia U-20. Joko Widodo memastikan bahwa Israel tetap bisa ambil bagian pada Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

"Saya menjamin keikutsertaan Israel tak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina. Dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat," tegas Jokowi, sapaan karibnya.

Jokowi kemudian juga mengutus Ketua PSSI, Erick Thohir, untuk terbang ke Swiss dan berjumpa FIFA. Pertemuan PSSI dan FIFA terjadi pada Rabu, 29 Maret 2023.

 

Keputusan Akhir FIFA

Pada Rabu (29/3/2023) malam WIB, usai pertemuan antara Erick Thohir dan Gianni Infantino, FIFA membuat pernyataan resmi soal Piala Dunia U-20 2023. FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah dan mungkin akan menjatuhkan sanksi.

"Berdasarkan hasil pertemuan antara Presiden FIFA, Gianni Infantino dan Presiden PSSI, Erick Thohir, FIFA memutuskan untuk mencabut Indonesia dari status sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023," bunyi pernyataan resmi tersebut.

"FIFA akan segera mengumumkan tuan rumah baru Piala Dunia U-20 2023 secepat mungkin, di mana turnamen ini akan digelar di periode waktu yang sama," sambung pernyataan resmi FIFA.

 

--------------

Agar anda tidak ketinggalan informasi terbaru seputar FIFA, anda bisa join di Channel WA Tenggulangbaru.id dengan KLIK DI SINI. Selain itu Anda dapat menyimak update berita lainnya di tenggulangbaru.id dengan mengakses Google News.

Kirim Komentar

Komentar Facebook

Media Sosial

Facebook Twitter YouTube Instagram WhatsApp

Advertisement

Advertisement

Komentar

Azriel Maulana Al-Walid
21 Mei 2024 16:43:18
Saya pingin dapat PIP tahun 2024... selengkapnya
Azriel Maulana Al-Walid
21 Mei 2024 16:40:20
Butuh ... selengkapnya
Lestari marganinhrum
26 April 2024 09:40:01
Saya terdaftar pkh baru dan blom punya kks apakah bisa... selengkapnya
Zaky
25 April 2024 00:36:07
Saya mau dapat PIP, bagaimana cara mengajukannya?... selengkapnya
Topani Sahara
02 April 2024 21:28:46
Semoga artikel ini bermanfaat, ... selengkapnya
Topani
27 Maret 2024 18:33:27
Semoga bermanfaat... selengkapnya
Naning
21 Maret 2024 02:55:45
Kenapa kok dana pip yg lain keluar ini punya anak saya... selengkapnya
Topani
08 Maret 2024 16:10:05
Makasih pak Dafris... selengkapnya
Dafris
08 Maret 2024 15:16:52
Sukses ya...... selengkapnya
Sokewih
08 Maret 2024 10:46:14
Kenapa bpnt saya tidak cair?... selengkapnya

Sinergi Program

Lapak Tenggulang Baru
OpenDesa
PCNU Musi Banyuasin
The Express
SMP Hidayatut Thullab

Statistik Pengunjung

Hari ini:838
Kemarin:8.438
Total Pengunjung:264.328
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:172.70.43.160
Browser:Tidak ditemukan